February 13, 2014

THE ACT OF KILLING (JAGAL)

"saya usahakan bunuh dengan musik enak, saya bisa nari, bisa happy, dengan sedikit alkohol, sedikit marijuana, sedikit inex(extacy). sudah siap minum, fly, kita pun happy, dengan alunan musik cha-cha" -Anwar Congo

Saya hanya bisa menggelengkan kepala dan tidak habis pikir dengan cara Anwar congo menghabisi nyawa orang-orang dengan begitu senang dan gembira melakukannya. Film dokumenter karya sutradara joshua oppenheimer ini mendapat begitu banyak perhatian publik tidak hanya di Indonesia, namun di juga dunia. Film ini menceritakan tentang kisah nyata pembantaian orang-orang PKI pada tahun 65 di Medan, Sumatera Utara.

Anwar Congo saat ini menjadi artis sesuai dengan apa yang diimpikan olehnya. Dalam film ini Beliau sendiri lah yang menjadi pemeran utama dalam menceritakan bagaimana keadaan dan apa yang dilakukannya saat pembantaian Komunis di Medan pada saat itu. Anwar dibantu oleh teman-temannya untuk membuat film nya sendiri tentang kegiatan yang ia lakukan namun dibalut dengan setting bergaya ala gangster tahun 60an. Kegiatan mereka membuat film ini tetap direkam dan didokumentasikan oleh sang sutradara, sehingga film dokumenter ini terkesan begitu apik karena adanya sebuah pembuatan film di dalam sebuah film.

Pembunuhan orang-orang PKI di Medan tahun 65 tidak hanya Anwar congo seorang yang melakukannya namun juga dibantu oleh ormas Pemuda Pancasila untuk melancarkan aksinya. Di dalam Film dokumenter ini Pemuda Pancasila juga memperlihatkan Arogansi nya pada para pedagang-pedagan keturunan etnis china. Mereka terkesan meminta sumbangan secara paksa kepada para pedagang china yang ada di pasar, mereka meminta sumbangan dengan memalak. di film ini sangat amat terlihat bahwa ormas Pemuda Pancasila ini melakukan perilaku menyimpang.

Anwar Congo akhirnya merasa bersalah akan perbuatan yang dilakukannya dahulu ketika dia berperan menjadi korban yang di bantai. Beliau berempati dan merasakan seolah-olah dia sendiri lah yang menjadi korban. beliau menyesali perbuatan yang pernah dilakukannya.

Film Dokumenter ini menjadi sebuah kontroversi, karena film ini mengisahkan kisah nyata tentang sadisnya pembantaian orang-orang yang disinyalir sebagai antek-antek PKI dan juga banyak pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, Saya yakin diluar film ini masih amat sangat banyak kejahatan-kejahatan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang belum terungkap di Indonesia pada khususnya. Film ini juga membuka mata kita bahwa ada pembantaian sadis yang pernah terjadi di Indonesia

February 12, 2014

ini merupakan salah satu dari band yang saya rintis, dan cukup sukses daripada band-band terdahulu yang saya bentuk hahahaha. Lucu memang jika mengingat-ingat beberapa band saya yang hanya manggung dan merilis sticker. lalu kapan rilis album? hahaha, Band ini pun saya tidak merilis album, namun di band tersebutlah saya berhasil menelurkan beberapa lagu yang direkam secara LIVE. mengapa direkam secara live dan tidak menggunakan rekaman track? yah tak perlulah menjadi perbincangan yang panjang apabila semua beralasan dengan keterbatasan biaya hahahaha.. . namun inilah band saya yg saya banggakan KOY (KICK OFF YOUTH). Berawal dari teman saya yang ternyata merupakan seorang drummer dari band hardcore oldskul jadul asal jogja, hingga pada akhirnya saya dan teman saya resmi membuat band yang beraliran hc/punk oldskull ala youth crew. maka terbentuklah KOY pada akhir tahun 2010 kalau tidak salah..Namun band ini terbentuk tidak bertahan lama, karena kesibukan masing-masing dan prioritas dari tiap personil yang berbeda sehingga membuat gonta-gantinya personil. hingga pada akhirnya saya menemukan komposisi personil yang cukup solid pada saat itu, dengan jiwa jiwa muda yang masih segar, lalu kami memutuskan melakukan rekaman demo live sebagai pembuktian eksistensi kami di tahun 2012 yang diberi judul WE ARE ALL HUMAN .Demo

(Source: pukatharimau)

April 10, 2012

MALINDO TOUR at Purwokerto..

perjalan sebuah tour beberapa band dari negeri jiran diantaranya adalah THE PADANGS, BLACK TERITORY dan DICHI MICHI. Mereka di dampingi juga oleh band melodic punk ternama asal malang yaitu SATCF( Snickers And The Chicken Fighter). Band-band tersebut melakukan tour ke beberapa kota di Indonesia dan salah satu kota yang dikunjungi adalah kota Purwokerto. Overall acara cukup mengesankan yang berlokasi di VLYS distro dengan venue yang cukup sempit namun begitu menyenangkan. Acara tersebut juga diramaikan dengan beberapa band lokal diantaranya Bunker Boob, Kick Off Youth (band saya), GerombolanxBerat dan yang lainnya.

cukup menyenangkan dengan bertemu teman-teman baru dari negeri seberang :)

April 10, 2012

skinhead times!

Beberapa foto yang terdokumentasikan ketika saya masih merasa amat muda, beda dan berbahaya hahaha.. saat masih merasa senangĀ  menggunakan sepatu boots, berkepala plontos berkeliaran dan meminum miras lokal, melakukan perjalanan ke kota-kota lain untuk bertemu dengan kawan-kawan baru. ya mereka begitu menyenangkan, memiliki kawan-kawan yang dengan senang hati menemani bahkan menjadi tempat saya singgah untuk menginap di kota-kota yang pernah saya kunjungi. kalian memang begitu menyenangkan sejauh ini :)

April 9, 2012
kerapu fish!

kerapu fish!

April 9, 2012

April 9, 2012
SMOOTH! catch by: billy

SMOOTH! catch by: billy

April 9, 2012
separuh jiwaku pergi~ hahaha misfits edited by: echanov

separuh jiwaku pergi~ hahaha misfits edited by: echanov

April 9, 2012
Panguyuban Pelawak

Panguyuban Pelawak

April 9, 2012
"Don’t Believe A Words!"

Liked posts on Tumblr: More liked posts »